Senin, Juni 15, 2009

PENULISAN NASKAH BERITA RADIO 9

BAB IX

Menulis Berita Radio

1 Teras Berita

Lead adlah teras berita, yag berfungsi untuk menggambarkan inti berita yang disampaikan berupa (1) fakta sesungguhnya atau (2) suasan unik suatu peristiwa dengan tekanan suara yang tajam. Dengan lead inip pula pendengar dipancing mengikuti berita lebih lanjut, imajinasinya bisa digugah (ear catcher) sehingga mereka ingin tahu isi berita dengan baik.

Lead yang baik, selain hanya berisi inti berita, juga harus ringkas degan hanya memuat suatu atau dua ide saja, tidak perlu harus lengkap dengan unsur 5W+1H-nya.

Roy Gibson dalam bukunya Radio dan Television Reporting membagi lead kedalam (1) Tease Lead (2) Umbrella Lead (3) Narrative Lead (4) Sound Lead (5) Question Lead. Lead dapat diibaratkan sebagi wajah sekaligus jantung, untuk membuktikan apkah penyajian sebuah berita itu baik, lancar atau sebaliknya.

2 Bahasa tutur

Ada anggapan yang menyatakan bahasa radio tiu tidak ada, sebab semua bahasa bersifat baku. Akan tetapi dalam bahasa radio bukan berarti baku adalah bahasa yang kaku. Bahas radio dan bahasa tulid berbeda. Bahasa yag diungkapkan secara komunikasi auditif melalui media radio memiliki unsur dinamis, disesuaikan dengn segmen pendengar yang dituju. Bahasa tutur adalah bahasa oral yang dalam praktiknya bersifat singkat, lokal (menggunakan bahasa lokal), padat, sederhana, lugas dan menarik. Karena sifatnya yang singkat, maka yang ditulis adalah substansinya saja, bukan rincian masalah.

Prinsip dasar menulis bahasa tutur adalah write the way you talk, tulisan seperti biasanya Anda bicarakan yaitu :

Ø Bahasa percakapan antar dua teman sebaya

Ø Langsung kepokok persoalan

Ø Menggunakan kata-kata yang ekonomis, tidak bertele-tele dan berbasa-basi

Ø Menyederhanakan data angkaa nominal.

Ø Jarak subjek dalam kalimat berita harus dekat dengan predikatnya. Dlakukan dengan mengurangi semaksimal mungjkin penggunaan anak kalimat.

Ø Menggunakan kalimat atau kata tunggal dengan makna tunggal, hindari kata yang bermakna ganda.

Ø Menggunakan kalimat aktif dalam bentuk kalimat positif.

Menyebutkan nama organisasi atau lembaga adalah menyebutkan kepanjangannya terlebih dulu, baru diikuti dengan singkatannya. Menyebutkan nama orang yang panjang dan juga gelar akademis, maka pilihan gelar yang paling populer dan relevan dengan materi berita.

3 Menggunakan sisipan

Dalam format bersisipan maka unsur sisipan atau popiuler disebut suond bite, memegang peranan penting. Tradisi baru dalam pemberitaan radio pasca-Orde Baru lebih menonjolkan sisipan ketimbang narasi, setelah era sebelumnya terhambat oleh politis. Dengan menggunakan sisipan, berita radio menjadi lebih faktual, hidup aktif dan tajam dari sisi jurnalisiknya. Dengan kata lain kredibilitas radio sebagai media informasi semakin tinggi.

Pada dasarnya ada dua fungsi sisipan :

Ø Berfungsi sebagai penguat dn penajam narasi yang disajikan reporter. Sisipan dimasukan setelah ada narasi yang menjelaskan sedikit tentang sisi sisipan yan akan muncul

Ø Berfungsi sebagai penjelas dan memperkaya informasi yag disampaikan reporter. Isi sisipan berupa pernyataan yang sama sekali berbeda dengan narasi pengantar, tetapi pada dasarnya masih berhubungan erat.

Kriteri sisipan yang dipakai :

Ø Secara teknis kualitas rekaman harus baik, sehingga ketika disisipkan dalam berita, kualitas suara pembaca narasi dan lualitas rekaman tidak jauh berbeda.

Ø Berisi komentar atau suasana yang peling menarik, misalnya teriakan massa saat demonstrasi, pembacaan pernyatan sikap, orasi atau pernyataan yang paling tajam dan kontroversial dari narasumber.

Ø Dapat mendukung, memperkuat dan memperkaya fakta yang disampaikan, sebelum atau sesudah sisipan tersebut dimunculkan dalam berita.

Ø Sisipan bukan berstatus sebagai pelengkap atau hanya pemanis, melainkan merupakan bagian utama dari berita, sehingga isinya terjamin dari sisi akurasi data dan keseimbangan.

4 Presentasi Berita Radio

Orang-orang yang terlibat dalam tim pemberitaan adalah (1) reporter, (2) news writer, (3) editor,

Persiapan yang dilakukan sebelum presentasi berita :

Ø Mempersiapkan personel yang terdiri dari reporter, penyiar-presenter dan operator

Ø Pasikan teks dalam keadaan siap baca dan sound bite siap diputar

Ø Teks dan sound bite dapat di-mix sebelumnya distudio rekaman, sehingga penyiar tiggal memutarnya diruang siaran.

Ø Sebelum siaran dimulai bacalah dulu keseluruhan naskah berita, jika terdapat kekeliruan, dapat secepatnya diperbaiki.

Ø Dalam membacakan berita jika menemukan tanda titik penyiar dapat bernafas seperlunya tanpa terdengar di udara. Tetapi jika menemukan tanda koma diusahakan tidak melakukan tarikan nafas apalagi nafas panjang.

Ada dua model presentasi :

Ø Siaran langsung (live)

Ø Siaran tunda (recorder)

Usai mengadakan tugas adakan evaluasi presentasi terhadap aksentuasi, intonasi, kecepatan, artikulasi dan suara diafragma.

1 komentar:

  1. MANTAP-MANTAP, UDAH LUMAYAN. MAKIN KREATIF DAN INOVATIF. SELALULAH UNTUK MENCOBA. GOOD LUCK

    BalasHapus