BAB VII
Kelayakan Isi Berita Radio
Seorang reporter selalu beranggapan semua peristiwa bisa dijadikan berita. Akan tetapi, ditelinga pendengar, tidak semua berita dianggap penting. Reporter atau redaktur harus mimiliki kepekaan yang tinggi untik menilai kelayakaj sebuah peristiwa. Untuk mengukur layak atau tidakna suatu peristiwa, perlu diadakan penilaan sebelum berita tersebut disiarkan. Meskipun bersifat relatif, seara umum ada kaidah jurnalistik yang patut dipertimbangkan :
1 Aktualitas / timelines
Radio dianggap sebagai media paling unggul dalam kecepatan waktu penayangan berita. Oleh karena itu, aktualitas menjadi nilai berita utama yang harus dijaga.
2 Kedekatan / proximity
Kedekatan secara emosi dan fisik akan membuat berita menarik perhatian pendengar. Berita keil di lokasi yang terdekat dengan pendengar, lebih berarti dari berita besar yang berada jauh lokasinya dari mereka.
3 Tokoh publik / prominence
Peristiwa disekitas tokoh idola, panutan dan pemimpin masyarakat selalu menarik didengar, karena dengan ketokohannya mereka telah menjadi milik publik.
4 Konflik / conflik
Kontroversi antartokoh, polemik seputasr maslah, atau keputusan tertentu yang mempengaruhi publik, peristiwa perang, bentrokan dan perebatan sengit serta peristiwa kriminalitas pasti menarik disiarkan.
5 Kemanusiaan / Human interest
Beita yang menyentuh ras kemanusiaan seperti maslah pengungsi dan kelapatan, sangatt bernilai untuk semua orang. Selain dapat menggugah empati, juga membangun sikap seimpaik pendengar.
6 Sensasional / unique
Keanehan, keganjilan dan hal-hal yang spektakuler dalam kehidupan manusia, selain memiliki unsur hiburan, juga dapat memberikan dorongan prestasi sekaligus penyadaran terhadap dinamika kehidupan pendengar.
7 Besaran kasus / magnitude
Jumlah korban jiwa atau kerugian yang besar dalam sebuah peristiwa selalu menjadi perhatian masyarakat. Apalagi jika peristiwa tersebut berhubunan dengan maslah ekonomi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar